Wanita dan pelacuran

Tidak dapat ditutupi lagi bahwa wanita masih saja dimanfaatkan sebagai objeck sexualitas laki2. Setiap jengkal dari tubuh wanita dieksplorasi besar2an. Lokalisasi yang dipenuhi dengan wanita-wanita malam adalah contoh korban eksplorasi tersebut. Namun yang memprihatinkan adalah terkadang justru wanita sengaja juga memanfaatkan tubuhnya sebagai alat pengeruk uang secara instant. Wanita cantik berpakaian minim berjajar rapi menunggu tamu yang ingin menikmati sensasi persetubuhan dengannya. Desahan dan lenguhan kenikmatan bercampur dengan harapan mendapat segenggam harta. Ke-telanjang-an dan ke-bugil-an Pelacuran di kota-kota besar justru didominasi oleh wanita-wanita cantik berbody seksi. Pelacuran remaja membuat kota ini semakin sedih dan prihati. Namun itu bukan semata2 kesalahan seorang wanita saja. Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan prostitusi di Indonesia. Faktor ekonomi, sosial budaya adalah salah satu dari sekian banyak alasan mengapa pelacuran sangat sulit untuk dihentikan. Belum ada jalan keluar terbaik yang dapat menjadi solusi terbaik untuk masalah ini. Apakah wanita akan terus menjadi objeck seks seorang pria ? Menarik untuk terus disimak mengenai pokok pembahasan wanita dan pelacuran sehingga Indonesia dapat benar2 menjadi negara yang bijak dalam pengambilan keputusan menangani pelacuran yang terus tumbuh subur ditanah air tercinta ini




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: