Wanita Masturbasi ? Kenapa Tidak ?

Dari jaman dahulu kala, kaum wanita kebanyakan selalu tabu untuk membicarakan berbagai hal yang berhubungan dengan seks. Padahal kita tahu, dari beberapa riset, membuktikan bahwa wanita memiliki dorongan atau nafsu seks, dua kali lipat lebih besar dari pria. Hanya wanita selalu bisa mengontrol dan menahan nafsu tersebut.

Berbeda dengan para pria, kaum laki-laki bisa melampiaskan nafsu seksnya kapanpun dan di manapun. Jika mereka belum memiliki pasangan, mereka bisa melakukan kegiatan pemuasan birahinya dengan melakukan masturbasi, atau yang lebih sering disebut onani. Lalu, bagaimana dengan wanita? Apakah wanita juga melakukan masturbasi?
Karena wanita selalu bisa menutupi nafsu dan keinginan seksnya, beberapa persen wanita selalu merasa tabu untuk berbagi pengalaman tentang kehidupan seksnya. Tetapi, tak jarang juga para wanita berbagi dengan beberapa rekan dekat wanitanya, dan berbagi tentang masalah seks, baik yang dilakukan dengan pasangan ataupun melakukan solo seks atau masturbasi.

Bagaimana wanita melakukan masturbasi?

Wanita memiliki beberapa titik seksualitas yang peka terhadap rangsangan seksual. Yang pertama adalah kelentit (clitoris) yang dalam hal ini merupakan bagian yang sangat peka. Kelentit terletak di ujung atas kemaluan wanita (vagina), tepat di antara bibir dalam (labium minora) dan bibir luar vagina (labium mayora).

Dan bila wanita menerima rangsangan seksual, bagian penting yang ukurannya relatif kecil ini akan membengkak dan menjadi tegang, seperti halnya alat kelamin pria. Sehingga seringkali kelentit disebut sebagai miniatur alat kelamin pria, yang ada di tubuh wanita. Selain itu, wanita juga sangat peka rangsangan seks di bagian puting payudara nya

Wanita bisa merasakan orgasme atau klimaks dengan adanya rangsangan langsung ataupun tidak langsung pada kelentitnya. Cara yang paling sering dilakukan oleh para wanita untuk merangsang kelentitnya adalah dengan cara menggosok-gosok kelentitnya dengan jari atau dengan bantuan sebuah alat.

Bagaimana cara menggosoknya, terserah para wanita melakukannya. Bisa dengan menggosok, menekan, memilin bahkan mencubitnya. Agar merasa lebih nikmat, para wanita yang bermasturbasi biasanya membasahi jarinya dengan cairan kemaluan atau dengan ludah, sehingga membuat kelentit semakin licin dan mudah dimainkan. Sementara itu para wanita juga bisa memilin-milin puting buah dadanya sembari tangan lainnya memainkan kelentitnya.

Kegiatan ini sebaiknya dilakukan di tempat-tempat yang tenang, dimana para wanita bisa melakukan masturbasi secara nyaman dan bebas berekspresi dengan imajinasi seksnya dan akan semakin cepat mencapai klimaks atau puncak kepuasan seks.

Bagaimana wanita mencapai orgasme?

Orgasme bisa digambarkan sebagai rasa puas akan kenikmatan seks dari rangsangan seksual dan biasanya para wanita akan mengejang berkali-kali karena ketika orgasme seluruh otot akan menegang. Pertanda jika wanita akan mengalami orgasme adalah, kelentit, kemaluan, serta lubang dubur akan menegang, dan setelah itu kelentit akan merasa sangat sensitif sampai membuat rasa geli yang tak tertahankan.
Tetapi ada juga beberapa wanita yang langsung melakukan masturbasi lagi setelah orgasme, untuk mencapai orgasme berikutnya hingga berulang-ulang. Biarkan semua emosi keluar pada saat orgasme, dengan demikian para wanita yang ingin memuaskan keinginan seksnya bisa merasa sangat rileks dan merasa lebih tenang. Referensi Wanita terindah




    Berikan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: